Hidayatullah Halal Festival Semarakkan Munas VI di Kudus

Hidayatullah Halal Festival Semarakkan Munas VI di Kudus

KUDUS (hidayatullahjateng.or.id/) – Dalam rangka menyemarakkan Musyawarah Nasional (Munas) VI Hidayatullah, Departemen Ekonomi DPW Hidayatullah Jawa Tengah menyelenggarakan Hidayatullah Halal Festival pada Ahad, 24 Agustus 2025 di Kudus. Acara ini menghadirkan puluhan pelaku usaha lokal serta sejumlah narasumber penting yang membahas urgensi halal dalam kehidupan umat Islam, khususnya pada sektor ekonomi.

Festival ini menjadi ajang silaturahim sekaligus edukasi bagi para pelaku usaha di Kudus untuk lebih memahami pentingnya sertifikasi halal. Dengan semangat “Halal Lifestyle”, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap produk halal, sekaligus membuka peluang bagi UMKM untuk lebih kompetitif di pasar.

Halal, Haram, dan Subhat

Dalam kesempatan tersebut, K.H. Ahmad Hamdani, Lc, MA, Ketua MUI Kabupaten Kudus, menegaskan kembali prinsip dasar halal dalam Islam.

“Yang halal jelas, yang haram jelas. Di antaranya ada yang subhat. Barang siapa berhati-hati dari yang subhat, ia bisa memelihara agama dan kehormatannya,” ungkapnya.

Menurutnya, pemahaman ini harus menjadi pegangan para pelaku usaha agar produk yang dihasilkan senantiasa memberi keberkahan dan terhindar dari keraguan.

Sertifikasi Halal Sebagai Jaminan

Sementara itu, Ahmad Ridaurrahman, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah, menekankan pentingnya sertifikasi halal sebagai proses formal yang memberikan kepastian kepada konsumen.

“Sertifikasi halal merupakan proses yang dilalui suatu produk untuk mendapatkan sertifikat halal,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemerintah terus berupaya mempermudah proses sertifikasi agar UMKM dapat lebih mudah mengaksesnya tanpa beban yang memberatkan.

\"\"

LPH Hidayatullah Jadi Ujung Tombak

Lebih jauh, M. Faisal Tamrin, SH, MH, Ketua LPH Hidayatullah Pusat, menyampaikan capaian dan peran penting Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Hidayatullah.

“LPH Hidayatullah sekarang berstatus sebagai LPH utama. Saat ini, LPH Hidayatullah berada di peringkat ke-4 secara nasional, dan untuk perolehan sertifikat, kami menempati peringkat ke-2 nasional,” papar Faisal.

Ia juga menegaskan bahwa pengurusan sertifikat halal kini semakin mudah dan murah, tersedia dalam dua skema: Reguler (berbayar) dan Self declare (gratis)

Wadah Sinergi Ekonomi Halal

Festival ini tidak hanya menjadi forum edukasi, tetapi juga wadah sinergi antara pemerintah, ormas Islam, dan pelaku usaha dalam memperkuat ekosistem ekonomi halal. Dengan hadirnya puluhan pelaku usaha Kudus, acara ini diharapkan mampu melahirkan jejaring bisnis yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Hidayatullah Halal Festival sekaligus menjadi bukti komitmen DPW Hidayatullah Jawa Tengah dalam mendukung gerakan nasional sertifikasi halal serta menguatkan peran umat Islam dalam kancah ekonomi syariah.

*/EE