KENDAL (hidayatullahjateng.or.id) — Memuliakan dan membahagiakan anak yatim menjadi salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam, terlebih pada momentum bulan Muharram yang dikenal sebagai bulan penuh keberkahan. Semangat itulah yang diwujudkan Yayasan Al Furqon Hidayatullah Kendal bersama MZ Al Furqon melalui kegiatan Santunan Muharram dan Doa Bersama bertema “Saatnya Membahagiakan Anak Yatim”, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Yayasan Al Furqon Hidayatullah Kendal tersebut diikuti oleh 30 anak yatim beserta 20 orang tua, dengan rangkaian acara berupa khataman Al-Qur’an, tausiyah, doa bersama, hingga penyerahan bingkisan dan santunan.
Acara diawali dengan khataman Al-Qur’an yang dipimpin Ust. M. Ina’mul Muttaqin Al Hafidz, dilanjutkan tausiyah oleh Kyai M. Zainuddin, S.Pd.I., Al Hafidz, kemudian doa bersama yang dipimpin Ust. Dr. Rochmad, S.Pd.I., M.Pd.
Sebagai bentuk kepedulian kepada anak-anak yatim, panitia menyerahkan bingkisan yang berisi Al-Qur’an, makanan ringan, serta uang tunai. Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis oleh Ketua Yayasan Al Furqon Hidayatullah Kendal, Ust. Mufti Wahyu Primadi, S.Pd.
Dalam sambutannya, Mufti Wahyu Primadi mengungkapkan rasa syukur karena program santunan Muharram dapat kembali diselenggarakan berkat dukungan masyarakat.
“Alhamdulillah, tahun ini kami kembali dapat mengadakan santunan Muharram bersama MZ Al Furqon. Para donatur menyambut program ini dengan sangat baik dan berpartisipasi, baik dalam bentuk moril maupun materiil. Semoga kegiatan ini membawa kebahagiaan bagi anak-anak dan menjadi sebab turunnya keberkahan Allah SWT,” ujarnya.
Dalam tausiyahnya, Kyai M. Zainuddin mengingatkan pentingnya membangun karakter kepemimpinan sejak usia dini. Menurutnya, anak-anak harus dibiasakan aktif, bertanggung jawab, dan mengambil peran dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mengajak para santri dan anak-anak agar tidak tumbuh menjadi pribadi yang pasif, tetapi memiliki semangat berkontribusi, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun pesantren.
“Sebagai generasi penerus Islam, jangan menjadi anak yang malas. Biasakan membantu orang tua, ikut kegiatan masyarakat, dan berpartisipasi dalam setiap kebaikan. Dari situlah jiwa kepemimpinan akan tumbuh, dan dengan kepemimpinan itulah agama Islam akan terus terjaga,” pesannya.
Kepada para orang tua, ia juga berpesan agar tidak selalu memenuhi seluruh keinginan anak. Menurutnya, anak perlu dilatih bersabar sejak dini agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan tidak mudah menyerah menghadapi kehidupan.

Salah seorang wali peserta, Ibu Lutfi, menyampaikan apresiasinya kepada panitia dan para donatur.
“Terima kasih atas undangannya. Kegiatan ini sangat membantu kami. Semoga Allah memberikan keberkahan kepada Yayasan Al Furqon dan seluruh donatur yang telah berbagi,” tuturnya.
Kebahagiaan juga dirasakan Hilal, salah seorang anak peserta santunan.
“Saya senang sekali. Tadi bisa ngaji bersama, dapat Al-Qur’an, jajan, dan uang saku. Terima kasih semuanya,” ungkapnya dengan wajah ceria.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Al Furqon Hidayatullah Kendal berharap momentum Muharram tidak hanya menjadi ajang berbagi santunan, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial, menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama, serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim sebagai bagian dari ikhtiar meraih keberkahan Allah SWT.
Reporter : Mufti Wahyu Primadi
