GROBOGAN (hidayatullahjateng.or.id) — Departemen Pendidikan dan Pesantren (Depdiktren) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Hidayatullah Jawa Tengah menggelar kegiatan Upgrading Guru Al-Qur’an se-Jawa Tengah, Jumat-Sabtu (7-8/8/2026) bertepatan dengan 22-23 Shafar 1448 H, di Purwoadadi, Kabupaten Grobogan.
Kegiatan yang mengusung tema “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya” (HR. Bukhari) ini menghadirkan Ust. Zainun Nasich, M.Pd.I., dari Divisi Tahsin Badan Koordinasi Pembinaan Tilawah Qur’an DPP Hidayatullah, sebagai pemateri.

Dalam sambutan pembukaan, Ketua Depdiktren DPW Hidayatullah Jawa Tengah, Ust. Imam Suja’i, S.Pt. mengingatkan seluruh peserta bahwa profesi guru Al-Qur’an merupakan profesi paling mulia, yang mendapatkan legalitas terbaik langsung dari Allah SWT dan Rasul-Nya. “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya,” demikian sabda Nabi Muhammad SAW yang dikutipnya sebagai pengingat motivasi bagi para guru Al-Qur’an yang hadir.
Imam menjelaskan, kegiatan upgrading ini menjadi wadah penyegaran ilmu, baik dari sisi konsep metodologis maupun sistem pengelolaan pembelajaran, administrasi, dan penilaian Al-Qur’an. Cakupannya meliputi jenjang Pra TK, TK, SD, SMP, hingga SMA, secara terukur dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain aspek keilmuan, kegiatan ini juga bertujuan mempererat silaturahim di antara 52 guru Al-Qur’an dari berbagai daerah di Jawa Tengah yang turut serta dalam kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Imam juga turut menyampaikan dua pesan penting kepada seluruh peserta. Pertama, agar senantiasa menjaga niat yang lurus dengan semata-mata mengharap ridha Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam setiap langkah pengabdian. Kedua, agar terus menjaga semangat dalam mendidik dan mengajarkan Al-Qur’an, karena hal tersebut merupakan investasi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.

Kegiatan ini diikuti para asatidz dan asatidzah guru Al-Qur’an dari berbagai wilayah di Jawa Tengah. Materi yang disampaikan meliputi peningkatan kualitas bacaan atau tahsin, penguatan metode pengajaran, praktik baik pembelajaran, serta tertib administrasi dan pelaporan.
Acara resmi dibuka oleh Ketua Depdiktren DPW Hidayatullah Jawa Tengah dan ditutup dengan harapan agar ilmu yang diperoleh para peserta menjadi berkah serta bermanfaat bagi kemajuan pendidikan Al-Qur’an di Jawa Tengah.
Reporter : Imam Suja’i
