Lailatul Ijtima’, DPW Hidayatullah Jateng Dorong Transformasi Dai yang Mandiri dan Berpengaruh

SEMARANG (hidayatullahjateng.or.id) — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Jawa Tengah menggelar kegiatan Lailatul Ijtima’ pada Kamis, 11 Juni 2026, di Semarang. Kegiatan yang mengusung tema “Transformasi Dai Menuju Hidayatullah Mandiri dan Berpengaruh” ini menjadi ajang penguatan peran dan kapasitas para dai dalam menjawab berbagai tantangan dakwah di tengah masyarakat.

Hadir sebagai pemateri, Kepala Bidang Pelayanan Umat DPP Hidayatullah, Ust. Drs. Shohibul Anwar. Dalam tausiyahnya, beliau menegaskan bahwa keberadaan Hidayatullah harus benar-benar memberikan manfaat yang luas bagi umat.

“Hidayatullah harus hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dakwah yang kita lakukan harus mampu menjawab kebutuhan dan persoalan umat,” ujarnya.

Beliau juga mengingatkan bahwa nikmat Islam yang dirasakan oleh umat saat ini tidak terlepas dari perjuangan panjang para dai dari generasi ke generasi yang dengan penuh keikhlasan menyampaikan risalah Islam.

“Kita bisa mengenal Islam sebagaimana saat ini karena adanya mata rantai dakwah yang tidak pernah terputus. Dari generasi ke generasi selalu ada para dai yang mengorbankan waktu, tenaga, bahkan kehidupannya untuk menyampaikan kebenaran,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Shohibul Anwar mengajak para dai untuk memandang objek dakwah dengan perspektif kasih sayang dan kepedulian. Menurutnya, orang-orang yang jauh dari petunjuk Allah sejatinya merupakan pihak yang paling membutuhkan sentuhan dakwah.

“Orang kafir dan pelaku maksiat adalah orang-orang yang paling menderita karena mereka belum mendapatkan petunjuk dari Allah SWT. Karena itu, para dai memiliki tugas mulia untuk mendakwahi mereka dengan hikmah dan penuh kasih sayang,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa seorang dai tidak cukup hanya menyampaikan ceramah, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari solusi atas berbagai problem yang dihadapi umat.

“Dai harus menjadi problem solver. Kehadirannya mampu membantu menyelesaikan persoalan umat, baik persoalan keagamaan, sosial, pendidikan, maupun persoalan lainnya,” tegasnya.

Melalui kegiatan Lailatul Ijtima’ ini, DPW Hidayatullah Jawa Tengah berharap lahir dai-dai yang memiliki kapasitas keilmuan, kepedulian sosial, dan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan zaman, tanpa kehilangan jati diri perjuangannya.

Sejalan dengan tema yang diusung, transformasi dai diharapkan mampu memperkuat peran Hidayatullah sebagai gerakan dakwah yang mandiri, berpengaruh, dan senantiasa memberikan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat luas.

*/EE