SEMARANG (hidayatullahjateng.or.id) — DPW Hidayatullah Jawa Tengah menggelar kegiatan Pelatihan Kepemimpinan & Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Pendidikan pada Kamis–Jum’at, 23–24 April 2026, bertempat di BBPMP Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 70 peserta yang terdiri dari Ketua DPD, unsur yayasan, amal usaha, badan usaha, hingga organisasi pendukung (orpen) di lingkungan Hidayatullah.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi kelembagaan sekaligus meningkatkan kapasitas kepemimpinan di bidang pendidikan, sebagai bagian dari upaya membangun peradaban berbasis nilai-nilai Islam.

Dalam sesi pembukaan, pemateri Ust. Muzakkir Usman, selaku Ketua Bidang Pendidikan DPP Hidayatullah, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Departemen Organisasi dan Departemen Pendidikan.
Ia menegaskan bahwa sinergi tersebut merupakan fondasi penting dalam memperkuat gerakan pendidikan Hidayatullah agar lebih terarah, sistematis, dan berdampak luas.
Lebih lanjut, ia menyoroti kebutuhan akan tipe kepemimpinan masa kini yang tidak biasa, yakni pemimpin yang ambidextrous. Menurutnya, tantangan zaman menuntut pemimpin yang mampu berjalan dalam dua pendekatan sekaligus.
“Pemimpin ambidextrous adalah mereka yang mampu menyeimbangkan antara eksploitasi, yakni menjaga efektivitas dan efisiensi sistem yang sudah berjalan, dengan eksplorasi, yaitu melakukan inovasi untuk menjawab tantangan masa depan,” jelasnya.
Ia menambahkan, tanpa keseimbangan tersebut, lembaga berisiko stagnan atau justru kehilangan arah.
Selain itu, ia juga menekankan bahwa seorang pemimpin tidak cukup hanya memiliki satu dimensi kemampuan. Setidaknya, terdapat tiga kapasitas utama yang harus dimiliki, yaitu sebagai leader, manager, dan entrepreneur.
Menurutnya, seorang leader berperan dalam menentukan arah dan visi, manager memastikan sistem berjalan efektif, sementara entrepreneur mendorong inovasi dan kemandirian lembaga.
Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin pendidikan yang tidak hanya kuat secara ideologis, tetapi juga adaptif, inovatif, dan mampu membawa gerakan pendidikan Hidayatullah Jawa Tengah semakin maju dan berdaya saing.
Reporter : EE