Silaturrahim Syawal 1447H, Hidayatullah Jateng Teguhkan Jati Diri dan Komitmen Perjuangan

SALATIGA (hidayatullahjateng.or.id) – Keluarga besar Hidayatullah Jawa Tengah menggelar kegiatan Silaturrahim Syawal di Saloka Theme Park pada Sabtu, 15 Syawal 1447 H bertepatan dengan 4 April 2026 M. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 500 peserta dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Acara yang berlangsung dalam suasana penuh kebahagiaan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat ukhuwah sekaligus meneguhkan kembali jati diri perjuangan dalam bingkai nilai-nilai Islam.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hingga menjelang siang hari dengan agenda utama silaturrahim dan Talk Show Peradaban bersama Dewan Murabbi Wilayah Hidayatullah Jawa Tengah. Para peserta mengikuti acara dengan penuh khidmat, menyimak arahan serta penguatan nilai-nilai perjuangan dalam suasana kebersamaan yang hangat.

Memasuki siang hingga sore hari, suasana berubah menjadi lebih cair dan penuh keceriaan. Seluruh peserta bersama keluarga menikmati berbagai wahana yang tersedia di Saloka Theme Park. Tercatat sebanyak 24 wahana permainan menjadi sarana rekreasi yang mempererat kebersamaan antar keluarga besar Hidayatullah.

Keceriaan tampak jelas, terutama dari keluarga yang hadir bersama anak-anak. Gelak tawa dan kebahagiaan mewarnai setiap sudut lokasi, menjadikan momen ini tidak hanya sebagai ajang konsolidasi jamaah, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan kekeluargaan.

Dalam sesi talk show, anggota Dewan Murabbi, Ustad Masrukhin A.S., M.Pd., menegaskan kembali prinsip dasar perjuangan yang harus terus dipegang teguh oleh setiap kader. Ia menyampaikan bahwa orientasi hidup seorang kader harus jelas dan lurus, yakni Allah sebagai tujuan, Nabi Muhammad sebagai teladan, Al-Qur’an sebagai pedoman hukum, jihad sebagai jalan perjuangan, serta cita-cita tertinggi adalah meraih syahid di jalan Allah.

Sementara itu, Ustadz Ahmad Suwarno, M.Pi. menekankan pentingnya menjaga Jati Diri Hidayatullah. Ia menyebut bahwa dari 6 Jati Diri Hidayatullah ada 3 karakter orisinal warisan pemikiran Ustadz Abdullah Said, yakni; sistematika wahyu, al harakah al-Islamiyah al-jihadiyah, dan imamah jamaah.

Senada dengan itu, Ustadz Imam Syahid mengingatkan pentingnya ketergantungan total kepada Allah dalam setiap kondisi. Ia menyampaikan bahwa keberlangsungan seseorang dalam perjuangan tidak lepas dari ujian dan tempaan hidup.

Terakhir, Ketua Dewan Murabbi Wilayah Jawa Tengah, Ustadz Sunoto Achmad, M.Pd., dalam penutup arahannya mengajak seluruh peserta untuk senantiasa mendoakan para pemimpin di lingkungan Hidayatullah. Ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang istiqamah dalam perjuangan serta memiliki perhatian yang kuat terhadap kondisi jamaah.

Kegiatan Silaturrahim Syawal ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen antar anggota, tetapi juga menjadi sarana konsolidasi ruhiyah dan penguatan komitmen dalam melanjutkan perjuangan dakwah secara berjamaah, sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi seluruh keluarga yang hadir.

Reporter : Eviq Erwiandy