Semiloka Menuju Sekolah Unggul dengan Standardisasi SDM Pengelola Pendidikan Integral Berbasis Tauhid

Semarang, 12–13 September 2025 (hidayatullahjateng.or.id/) — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Jawa Tengah sukses menyelenggarakan Seminar dan Lokakarya (Semiloka) Pendidikan Islam 2025 dengan tema “Standardisasi SDM Pengelola Pendidikan Integral Berbasis Tauhid Dikdasmen DPW Hidayatullah Jawa Tengah, Menuju Sekolah Unggul.”

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Jum’at–Sabtu, 12–13 September 2025 ini diikuti oleh 40 peserta, terdiri atas pengelola Pendidikan Integral Berbasis Tauhid (PIBT) dari unsur Ketua dan Departemen Pendidikan Yayasan, Kepala Unit dan Wakil Kepala dari jenjang SD hingga SMA Hidayatullah se-Jawa Tengah.

Menyiapkan SDM Unggul dan Berkomitmen

Seminar dan lokakarya ini bertujuan memberikan bekal kepada seluruh pengelola pendidikan berupa konsep solutif dalam menghadapi berbagai tantangan pengelolaan lembaga pendidikan Hidayatullah di Jawa Tengah. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program penutup menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Hidayatullah ke-6 untuk periode kepengurusan 2021–2025.

Dalam sambutan pembukaannya, Ketua Dikdasmen Hidayatullah Jawa Tengah, Usman Wakimin, M.Pd., menyampaikan beberapa pesan penting, di antaranya:

  • Terus bergerak secara koordinatif sebagai bentuk eksistensi dan keberlanjutan PIBT Hidayatullah di Jawa Tengah.
  • Memanfaatkan momentum semiloka untuk aktif berdiskusi dengan para narasumber guna menemukan solusi dari berbagai persoalan pendidikan.
  • Mengapresiasi dukungan semua pihak, terutama tuan rumah yang telah memberikan pelayanan dengan penuh cinta dan kasih sayang kepada seluruh peserta.
  • Menyampaikan terima kasih kepada para sponsor yang telah mendukung pembiayaan kegiatan semiloka.

Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi para pengelola pendidikan Hidayatullah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta mewujudkan sekolah unggul yang berkarakter tauhid.

Tim Dikdasmen juga menyiapkan jadwal kegiatan yang dinamis dan komunikatif, dengan tetap memperhatikan situasi dan kondisi lapangan agar seluruh sesi berjalan efektif dan adaptif.

Pengelolaan SDM yang Unggul

Salah satu fokus utama dalam semiloka ini adalah penguatan manajemen SDM pengelola pendidikan. Melalui pemaparan para narasumber yang kompeten, peserta mendapatkan pembekalan tentang pentingnya strategi pengelolaan SDM yang efektif guna meningkatkan produktivitas dan kinerja lembaga.

Beberapa strategi yang dibahas antara lain:

1. Memaksimalkan Potensi SDM, Lembaga pengelola pendidikan diharapkan fokus pada pengembangan potensi SDM yang dimiliki. Dengan memaksimalkan kemampuan dan kontribusi tenaga pendidik serta pengelola, lembaga akan mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja.

2. Membangun Kemitraan yang Kuat; Lembaga pendidikan berkomitmen menjaga hubungan kerja yang baik dengan SDM berprestasi dan berkontribusi besar bagi lembaga. Langkah ini penting untuk mempertahankan talenta terbaik dan memperkuat budaya kolaboratif di lingkungan pendidikan.

3. Meningkatkan Kapasitas SDM; Pengembangan SDM dilakukan melalui pelatihan dan program peningkatan kompetensi. Dengan berinvestasi pada pengembangan keterampilan dan pengetahuan, lembaga dapat meningkatkan daya saing dan kualitas layanan pendidikan di tengah masyarakat.

Dengan strategi tersebut, lembaga pendidikan Hidayatullah diharapkan mampu mencapai visi sekolah unggul yang berkarakter, produktif, dan bernilai dakwah.

Kepemimpinan yang Adaptif dan Kolaboratif

Dalam diskusi sesi kepemimpinan, para peserta menekankan pentingnya gaya kepemimpinan yang adaptif dan kolaboratif untuk menghadapi perubahan zaman dan kompleksitas dunia pendidikan. Beberapa prinsip yang menjadi sorotan meliputi:

  • Pengambilan Keputusan yang Bijak: Setiap keputusan pimpinan lembaga harus berdasar pada analisis mendalam dan relevan dengan dinamika zaman.
  • Alur dan Dasar yang Jelas: Keputusan strategis perlu memiliki dasar dan arah yang selaras dengan nilai-nilai lembaga.
  • Diskusi yang Cair dan Interaktif: Forum-forum internal hendaknya diwarnai dengan komunikasi yang ringan, terbuka, dan membangun suasana keakraban.
  • Koordinasi dan Chemistry Antar Pengurus: Ditekankan pentingnya pertemuan rutin antar pengurus untuk menjaga kekompakan dan keharmonisan tim.
  • Forum Istri Pengurus dan Unit Pendidikan: Lembaga juga mendorong terciptanya forum istri pengurus dengan unit-unit pendidikan untuk memperkuat silaturahmi dan sinergi keluarga besar Hidayatullah.
Strategi Pemasaran Sekolah: Belajar dari Penjual Pizza

Dalam sesi lain, peserta semiloka mendapat analogi menarik tentang strategi pemasaran sekolah — belajar dari penjual pizza. Konsep ini menggambarkan pentingnya memahami target pasar dan menciptakan daya tarik khas lembaga pendidikan.

Beberapa poin strategi yang dibahas meliputi:

  • Segmentasi Pasar yang Tepat: Menentukan target pasar sesuai karakter lembaga dan kebutuhan masyarakat.
  • Menetapkan Target Pasar: Memahami perilaku, kebutuhan, dan nilai yang dicari masyarakat untuk meningkatkan efektivitas promosi.
  • Posisioning yang Jelas: Membedakan sekolah dengan identitas dan nilai tambah yang khas di mata masyarakat.
  • Branding yang Kuat: Menegaskan nama dan makna brand lembaga secara konsisten agar dikenal luas dan dipercaya publik.

Melalui strategi ini, sekolah diharapkan mampu meningkatkan jumlah siswa dan reputasi lembaga dengan tetap berlandaskan nilai-nilai tauhid.

Hasil dan Tindak Lanjut

Pada sesi penutup, panitia menegaskan pentingnya tindak lanjut pasca-semiloka. Kegiatan ini menghasilkan berbagai rumusan masalah serta konsep solusi terkait pengelolaan pendidikan di lingkungan Hidayatullah Jawa Tengah.

“Desain kegiatan yang telah direncanakan dan dijalankan Alhamdulillah berjalan dengan baik. Namun yang terpenting adalah bagaimana hasil semiloka ini ditindaklanjuti secara bertahap dan melibatkan semua pihak,” disampaikan dalam penutupan acara.

Dengan demikian, semiloka ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga momentum lahirnya komitmen bersama untuk mewujudkan sekolah-sekolah unggul berbasis tauhid di seluruh wilayah Jawa Tengah.

*/Imam Suja\’i