IHT PIBT Hidayatullah Batang Perkuat Kolaborasi Menuju Sekolah Bermutu dan Berprestasi

BATANG (hidayatullahjateng.or.id) — Pengelola Pendidikan Integral Berbasis Tauhid (PIBT) Hidayatullah Batang menggelar In House Training (IHT) bagi guru dan karyawan pada Senin, 22 Juni 2026, bertempat di SD Integral Hidayatullah (SDIH) Luqman Al Hakim Batang.

Kegiatan yang mengusung tema “Transformasi PIBT Hidayatullah Batang Menjadi Sekolah Bermutu dan Berprestasi” ini diikuti sekitar 30 peserta yang terdiri dari guru, karyawan, serta para pemangku kebijakan di lingkungan PIBT Hidayatullah Batang.

IHT diselenggarakan sebagai upaya memperkuat kolaborasi antarunit pendidikan sekaligus menyatukan visi dalam mengembangkan lembaga pendidikan yang unggul dan berdaya saing.

Ketua DPD Hidayatullah Batang, Ali Mustakim, S.Pd.I, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kejelasan peran dan fungsi setiap unsur dalam organisasi pendidikan.

Menurutnya, keberhasilan sebuah lembaga pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kualitas program, tetapi juga oleh efektivitas komunikasi dan sinergi antar sumber daya manusia yang terlibat di dalamnya.

“Setiap pemangku kebijakan harus memahami job description masing-masing dan menjalankan alur komunikasi sesuai standar operasional yang telah ditetapkan. Dengan demikian, kolaborasi program dapat berjalan lebih efektif dan terarah,” ujarnya.

Pada sesi utama, materi disampaikan oleh Ust. Akhmad Ali Subur, S.E., Direktur Kalam Institut. Dalam pemaparannya, ia mengajak seluruh peserta untuk memahami pentingnya transformasi organisasi pendidikan melalui penguatan sumber daya manusia sebagai fondasi utama kemajuan lembaga.

Mengacu pada konsep Balanced Scorecard, Ustadz Ali Subur menjelaskan bahwa kekuatan sebuah institusi pendidikan harus dimulai dari kualitas SDM yang dimilikinya.

“Transformasi lembaga tidak bisa dimulai dari bangunan atau fasilitas semata, tetapi harus diawali dengan transformasi manusianya. Ketika SDM bertumbuh, maka sistem, pelayanan, dan kualitas lembaga akan ikut meningkat,” jelasnya.

Selain itu, ia juga mengajak peserta melakukan pemetaan posisi SDIH Luqman Al Hakim dan KBRA Yaa Bunayya Batang di tengah persaingan lembaga pendidikan yang semakin kompetitif. Menurutnya, setiap lembaga harus mampu mengenali keunggulan yang dimiliki agar dapat menghadirkan layanan pendidikan yang memiliki nilai pembeda di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, Ustadz Ali Subur menekankan pentingnya membangun engagement atau kelekatan antara pengelola sekolah, guru, karyawan, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, keterikatan emosional dan kesamaan visi merupakan faktor penting dalam mewujudkan target-target program yang telah direncanakan.

“Kelekatan antarpersonel dan stakeholder akan melahirkan rasa memiliki terhadap lembaga. Dari situlah kolaborasi akan tumbuh dan program-program strategis lebih mudah diwujudkan,” ungkapnya.

Salah satu peserta, Eshy Nurlaili, mengaku memperoleh banyak wawasan baru setelah mengikuti kegiatan tersebut.

Ia menilai pelatihan ini memberikan pemahaman yang lebih utuh tentang pentingnya sinergi antarunit pendidikan dalam mencapai tujuan bersama.

“Setelah mengikuti In House Training ini, saya berencana menjalin sinergi program antara SD dan TK agar proses pendidikan dapat berjalan lebih terintegrasi dan saling menguatkan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, PIBT Hidayatullah Batang berharap terbangun budaya kolaborasi yang semakin kuat di lingkungan lembaga, sehingga mampu melahirkan sekolah yang bermutu, berprestasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan umat.

Reporter : Ali Mustakim